0

Your Cart is Empty

  • Add description, images, menus and links to your mega menu

  • A column with no settings can be used as a spacer

  • Link to your collections, sales and even external links

  • Add up to five columns

  • Penyebab dan Cara Mengatasi Rambut Bayi Rontok

    March 01, 2024 3 min read

    Mama pasti khawatir ketika rambut si kecil rontok bukan? Tapi tenang, rambut bayi rontok dapat diatasi dengan beberapa cara, seperti menggunakan sampo tanpa SLS dan minyak rambut bayi. Supaya terhindar dari risiko buruk, simak penjelasanya, yuk! 

    Mama, pernah melihat rambut bayi rontok berlebih? Mama mungkin merasa cemas atau takut terjadi sesuatu dengan si kecil, terlebih bayi baru lahir imunitasnya masih lemah atau rentan terkena masalah kesehatan. Kenyataanya, Babycenter menyebutkan jika kerontokan rambut pada bayi termasuk hal yang normal di 6 bulan pertama kehidupannya. 

    IDAI juga menyebutkan, pertumbuhan rambut bayi akan melalui 3 fase, yakni fase tumbuh, istirahat, dan fase lepas. Setelah mengalami kerontokan, pada usia 1 tahun nanti rambut bayi akan tumbuh secara permanen berdasarkan genetiknya. Ada rambut bayi yang tumbuh keriting, lurus, hitam, atau cokelat.

    Meski rambut rontok akan tumbuh dengan sendirinya, Mama dapat melakukan perawatan khusus untuk mempercepat pertumbuhan rambut si kecil. Untuk informasi selengkapnya, silahkan baca penyebab dan cara mengatasi rambut rontok, yuk!

     

    Penyebab rambut rontok bayi

    1. Cradle Cap

    Salah satu penyebab rambut rontok pada bayi adalah cradle cap atau kerak di kepala. Kondisi ini biasa diikuti dengan kerak, bersisik, dan kadang berminyak mirip seperti ketombe. 

    Dilansir dari laman Healthline, penyebab cradle cap belum diketahui secara pasti. Namun, ahli mencurigai cradle cap disebabkan oleh jamur Malassezia dan kondisi hormonal. Pada bayi baru lahir yang imunitasnya belum terjaga dengan baik, jamur Malassezia menyebabkan reaksi berlebihan atau peradangan pada kulit kepala si kecil. 

    Selain itu, faktor hormonal menyebabkan kelenjar di kulit kepala bayi memproduksi minyak berlebih, hal ini menyebabkan sel-sel kulit terkelupas. Tanpa kita sadari, hal ini memicu rambut lebih mudah rontok. 

    Jika bayi mengalami kondisi cradle cap, Mama harus berhati-hati untuk membersihkan kepala si kecil. Pastikan kita memegang kepala dengan lembut dan perlahan, ya!

    2. Posisi Tidur

    Apakah rambut belakang si kecil lebih rontok dari bagian yang lain? Dilansir dari laman Babycenter, kemungkinan penyebab rambut bayi rontok adalah posisi tidur yang sama dalam waktu cukup lama. Kebiasaan berbaring terlalu lama menyebabkan tekanan di area kepala, sehingga memudahkan rambut cepat rontok. 

    Selain itu, kondisi kasur atau bantal yang terlalu keras juga menyebabkan rambut lebih mudah patah. Itulah mengapa, Mama harus memperhatikan posisi tidur dan tempat tidur si kecil.

    3. Masalah Hormon

    Penyebab rambut rontok pada bayi adalah masalah hormon. BabyCenter mengatakan, bayi baru lahir mengalami ketidakseimbangan hormon. Selama di dalam rahim ibu, pertumbuhan rambut bayi dirangsang dari hormon ibu. Setelah lahir, hormon tersebut semakin berkurang hingga menyebabkan kerontokan rambut pada bayi.

    4. Kurap

    Siapa yang bisa menyangka, bayi baru lahir mengalami kurap? Dilansir dari laman Healthline, pada dokter dari Children’s National di Washington, D.C., mengatakan jika kurap jarang terjadi pada anak di bawah usia 2 tahun. Namun penyakit mudah menular jika si kecil berkontak langsung dengan anggota keluarga yang mengalami kurap.

    Perlu Mama ketahui, kurap atau infeksi jamur biasanya disertai beberapa gejala, diantaranya rasa gatal, kulit kepala bersisik, hingga muncul bercak kemerahan. Tak heran jika kondisi ini menyebabkan rambut bayi rontok. 

    5. Alopecia Areata

    Penyebab rambut bayi rontok yang lebih serius adalah alopecia areata. Meski jarang terjadi, kondisi ini disebabkan oleh masalah autoimun atau sistem kekebalan tubuh yang menyerang folikel rambut bayi. Hal ini mengakibatkan rambut pitak hingga botak. Oleh karena itu, apabila rambut bayi rontok terlalu cepat, Mama bisa konsultasi langsung ke ahlinya, ya! 

     

    Mengatasi Rambut Bayi Rontok

    Apabila kerontokan rambut masih terbilang wajar, Mama tidak perlu khawatir berlebih. Sebaliknya, Mama dapat melakukan cara rumahan untuk merawat rambut si kecil tetap sehat dan subur. Hal ini seperti yang sudah Mintly jelaskan pada artikel “Mama Wajib Tahu: Kandungan dan Manfaat Minyak Rambut Bayi!”, manfaat baby oil untuk rambut bayi dapat mempercepat pertumbuhan rambut dan menjaga kekuatanya. Artikel selengkapnya bisa dibaca di sini, Mam!

    Pada intinya, Mama dapat menggunakan produk Gently Hair Serum untuk mengatasi masalah rambut bayi rontok. Kandungan ekstrak kemiri di dalamnya dapat merangsang pertumbuhan rambut bayi. Tidak hanya itu saja, minyak penumbuh rambut bayi ini juga mengandung ginseng yang dapat melindungi rambut si kecil dari radikal bebas. 

    Untuk hasil yang lebih maksimal, Mama dapat menggunakan Gently Candlenut Shampoo. Perawatan rambut bayi ini mengandung vitamin E, beet root extract, dan minyak kemiri yang dapat membersihkan kulit kepala dan rambut, mengatasi cradle cap, menyuburkan, sekaligus melebatkan rambut si kecil. Sangat bermanfaat untuk si kecil, bukan? Produk selengkapnya, checkout di sini, Mam!

     

     

    Sumber: 

    https://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/pertumbuhan-rambut-normal-pada-bayi 

    https://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/kapan-rambut-bayi-harus-dicukur

    https://www.seattlechildrens.org/conditions/a-z/hair-loss/ 

    https://www.healthline.com/health/baby/baby-hair-loss#causes 

    https://www.babycenter.com/health/conditions/hair-loss-in-babies_85 

    https://www.webmd.com/baby/why-are-some-babies-born-with-a-lot-of-hair